You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Fery Farhati Terima Penghargaan Pengabdian Masyarakat Dari Universitas Yarsi
photo Folmer - Beritajakarta.id

Fery Farhati Terima Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Universitas Yarsi

Ketua TP PKK DKI Jakarta, Fery Farhati menerima penghargaan pengabdian masyarakat (Abdi Mas) dari Universitas Yarsi, Selasa (11/10).

Kami mendukung pemberian penghargaan pengabdian masyarakat

Rektor Universitas Yarsi, Fasil Jalal mengatakan, penghargaan pengabdian masyarakat diberikan kepada Fery Farhati selaku tokoh yang telah menyumbangkan ide cemerlang dalam mewujudkan membangun keluarga  sejahtera sehingga menginspirasi banyak orang.

"Penghargaan pengabdian masyarakat baru yang pertama kali diberikan kepada Fery Farhati agar menjadi model bagi mahasiswa Universitas Yarsi, kader PKK dan insya Allah bagi bangsa dan rakyat Indonesia," ujar Fasil Jalal.

Peluncuran Buku Dandang Betawi, Pemprov DKI Dukung Upaya Lestarikan Warisan Budaya Tak Benda Berupa Resep Kuliner Langka Khas Betawi

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Tuty Kusumawati menyampaikan terima kasih kepada Universitas Yarsi yang secara konsisten berkolaboeasi dengan Pemprov DKI.

Universitas Yarsi serta pengurus TP PKK selaku co creator telah menjalankan fungsi dan tugas aktif yang bermanfaat bagi Pemprov DKI dan terutama bagi warga melalui berbagai aktivitas.

"Kami mendukung pemberian penghargaan pengabdian masyarakat yang dicanangkan oleh Universitas Yarsi kepada ketua TP PKK yang senantiasa berdaya guna  dan berhasil  dalam melaksanakan tugas dan sangat menginspirasi tidak hanya bagi masyarakat, tetapi jajaran Dinas PPAPP DKI Jakarta," katanya.

Ketua TP PKK DKI Jakarta, Fery Farhati mengungkapkan selama hampir lima tahun, dirinya bersama pengurus TP PKK DKI Jakarta mengerti semua hal terjadi di masyarakat. Ia melihat bagaimana ibu-ibu yang tergabung dalam TP PKK sebagai sosok pembelajar yang selalu beradaptasi dan berdedikasi luar biasa  serta ibu penggerak aksi hidup baik.

“Saya mengajak belajar dari sosok  inspiratif seperti ibu ibukota yang telah melakukan aksi hidup baik. Peran ibu itu domestik, tapi sepenuh hati. Ketika peran ibu diperluas hingga di lingkungan sekitar, maka bisa kita bayangkan kenyamanan yang dirasakan," ungkapnya.

Ia juga mengajak mahasiswa Universitas Yarsi belajar dari sosok penggerak di Jakarta. Untuk dapat berdampak di sekitar, tidak perlu melakukan hal yang rumit tapi dengan kepedulian yang diperluas dari lingkup rumah.

"Insya Allah dapat berdmpak bagi banyak orang. Ibarat titik akupuntur, satu titik ditekan, tapi menyembuhkan tubuh. Sedikit yang kita kerjakan akan berdampak untuk sekitar,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5095 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1823 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1764 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1600 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1537 personAnita Karyati